Kamis, 18 Februari 2016

SENYUM YANG SELALU MENGGEMBANG


Setiap orang pasti punya masalah, mana ada sih mahluk ciptaan Allah yang hidup tidak kenal dengan yang namanya masalah. Tapi yang membedakan diantara masalah-masalah tersebut adalah cara untuk mengatasinya. Maka dari itu, tunjukanlah kalau kita yang dirahmati Allah ini mampu menghadapi segala cobaan hidup dengan lapang dadah dan penuh keiklasan. Percayalah, apapun yang kita alami hari ini, kesulitan dan cobaan apapun itu, tetaplah kita ambil hikmanya, dan suatu saat pasti akan kita petik hasil dari buah kesabaran kita.
Tetaplah tersenyum, apapun yang terjadi, sesakit apun yang ada di hati kita, tunjukanlah kepada semua orang bahwa kita itu tegar, kita kuat, dan anggap saja kita tidak punya beban hidup. Cukuplah hanya kita dan Allah yang tahu tentang isi hati dan perasaan kita saat ini.
Tumpahkanlah semua keluh kesah kita hanya kepada Nya. Yakin dan percayalah bahwa Allah selalu ada untuk kita. Saat kita senang, Allah akan tersenyum melihat kebahagiaan kita, dan ketika kita merasa sedih dan terluka, yakinlah bahwa Allah akan selalu menguatkan dan memeluk kita dari belakang.
Bukannya tidak diperbolehkan memberi kepercayaan kepada sesame manusia, tapi buat apa kita meluapkan semua keluh kesah kita terhadap manusia kalau pada akhirnya mereka tidak bias mengeluarkan kita dari permasalahan yang kita hadapi.
Tetaplah berprasangka baik pada Allah, karena Allah tidak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan hambanya. Saat kita diberi ujian yang indah, janganlah lupa…!!! “bahwa apa yang kita peroleh itu adalah anugrah darinya”. Dan saat kita diuji dengan kesengsaraan yang bertubi-tubi, tetaplah yakin akan ada masa dimana suatu saat kita akan mengembangkan selalu senyuman indah di bibir kita.
Allah itu tidak pernah tidur, Dia tahu apa yang kita butuhkan dan apa yang kita kita harapkan. Sering kita dengar kata “Apa yang kita inginkan,belum tentu menurut Allah baik untuk kita, dan apa yang tidak kita sukai dan kita harapkan, barang kali itulah yang terbaik yang telah Allah siapkan untuk kita”.
Tetaplah berfikir positif, jangan pernah mengirah Allah tidak memperhatikan kita. Allah itu selalu peduli terhadap semua mahluknya. Hanya saja cara menunjukkannya berbeda pada setiap individu.
Ada yang tanpa ia meminta, kemudian kebutuhan duniawinya ia dapatkan dengan mudahnya, tanpa harus berusaha dan menguras tenaga untuk mendapatkannya. Tapi ada pula yang benar-benar ingin dan membutuhkan sesuatu, tapi sulit sekali untuk menggapainya.
Yaa. . . . itulah hidup. Penuh teka-teki dan tanda Tanya. Tapi tetaplah yakin, akan ada hikmah dibalik semua semua ujian itu. Dan kita harus percaya akan hal tersebut. TETAPLAH TERSENYUM. . . .!!!

THANKS FOR GOD

Tik. . . tok. . .
Tik. . . tok. . .
Tik. . . tok. . .
Tak ku dengar satu suara pun
Kecuali jam dinding yang tak berhenti berputar
Aku terbangun dari tidur lelapku
Ku buka mata, dan yang aku lihat hanya kegelapan
Tanpa sinar lampu
Ku singkirkan selimut tebalku
Lalu aku bergegas bangun dari tempat tidurku
          Ku basuh muka, kedua tangan, dan keduaa kakiku
          Sungguh dinginnya menusuk tiap pori-pori kulitku
          Tapi itu tak menghalangiku untuk bersiap-siap menemui kekasihku
Selembar kain merah telah ku gelar tepat di depanku
Dan mulailah aku berkomunikasih dan berinteraksi dengan kekasihku
Sungguh tenang, nyaman dan damai rasanya hati ini
Tak pernah aku rasakan kedamaian senyaman ini
Kecuali dekapan kasih dari ayah ibuku
Dan saat-saat aku hanya berdua denganNya
          Ku curahkan semua isi hatiku
          Semua keluh kesahku
          Semua harapan dan keinginanku
          Hingga keburukan-keburukan yang ada pada diriku
Aku tak dapat berdusta di hadapanNya
Aku tak dapat berkutik di depanNya
Hingga aku sadari
Aku hanyalah mahuk yang tak berdaya di hadapanNya
Tak terasa air mata ini menetes begitu saja
Tapi setelah ku curahkan segala keluh kesahku dihadapanNya
Kegundahan batin ini perlahan sirna
          Terima kasih Tuhan
          Kau adalah sandaran hatiku
          Disaat senang, dan sedih disetiap keluh kesahku

Jumat, 23 Oktober 2015

PERPISAHAN YANG MENYELAMATKAN DAKU




Sudah hampir 5 tahun lamanya aku mengenalmu
Apakah masih kurang bagiku untuk mengenal semua tentang dirimu???
Hingga aku tak menyadari
Bahwa dirimu telah menusukku secara perlahan dari belakang
          Sungguh perih jiwa ini
          Hampir-hampir aku tak mempercayainya
          Tapi inilah kenyataan yang sesungguhnya
          Yang harus aku terima
          Walau peruh yang aku rasa
Mungkin aku yang terlalu bodoh
Hingga aku dibutakan oleh cinta
Cinta yang aku anggap sempurna
Cinta yang aku korbankan demi cinta
Itu semua sudah tak ada lagi
Itu semua tak penting lagi
Karena pengorbananku terhadap cinta
Sudah tak ku anggap cinta lagi
          Saat aku berpisah denganmu waktu itu
          Mungkin itu cara tuhan
          Untuk menyelamatkanku dari siksa
          Siksa yang akan kau berikan lebih dikemudian hari
Tuhan…
Terima kasih…
Kau telah menyadarkan ku waktu itu
Mungkin jika sekarang aku masih bersamanya
Semakin sakit yang aku rasa
Terima kasih…
Kau telah menunjukan sebuah kebenaran
Disaat aku tak bersamanya lagi

TIADA GUNA HIDUP TANPA TUJUAN



Bagaikan perahu yang tak bersampan
Kesana kemari terseret ombak
Tak mempunya tujuan dan tempat bersandar
Bagaimana mungkin,
Perahu yang tak bersampan bisa mencai tujuan
Sedangkan menopang perahunya saja tak mampu
        Jangan hanya menjadi perahu yang tak bersampan…!!!
Yang bisanya hanya menjadi pengikut
        Carilah cara agar dapat mempunyai sampan sendiri
        Jangan hanya mengandalkan ombak dilautan
        Karena ombak tidak akan mengantarkanmu ke tempat tujuan
        Jika kamu tak dapat mengendalikan perahumu
        Maka bisa-bisa kamu yang akan karam dilautan
Seperti halnya kehidupan
Berjalan tanpa adanya arah dan tujuan yang pasti
Tak akan ada artinya apa-apa
Maka bergeraklah maju
Gapai impian yang ingin kamu raih
Dengan tekat dan pegangan yang pasti
Jangan pernah takut gagal
Nasib yang kurang baik bukanlah karena takdir
Tapi karena kurangnya usaha dari individu itu sendiri
Teruslah berusaha untuk mendapatkan yang kamu inginkan
Kalau bukan sekarang, kapan lagi…???
Kalau bukan kita sendiri, lalu siapa lagi…???

MERELAKAN SESUATU DEMI KEBAIKAN


Bagaimana bisa, menghapus tinta yang telah tertoreh diatas selembar kertas putih yang masih bersih tanpa noda.
Kalaupun bisa terhapus, tidaklah akan mengembalikan menjadi bersih tanpa cacat seperti semula.
Seperti halnya kehidupan, tak akan semuanya hilang dengan mudah dari ingatan.
Bagaimana bisa menghapus masa lalu, sementara kenangan tentang masa lalu itu masih tersimpan rapih dalam ingatan.

Oooh. . . Tuhan, hidup dan mati ini, kami serahkan semuanya kepada Mu. Hanya Engkaulah yang maha bisa membolak-balikan hati. Dan hanya Engkaulah yang maha tau apa yang terbaik untuk masa depan kami.


TERIMA KASIHKU UNTUK KALIAN SEMUA




Saat ku goreskan tinta hitam ini diatas secarik kertas
Aku tak tau, apa yang sebenarnya hendak aku tuangkan
Kata-kata ku telah habis
Apa yang harus aku utarakan
Karena aku tak dapat lagi mengutarakan
Berjuta cerita tersimpan rapi dalam ingatan
Namun sulit bagi ku menerjemahkannya
          Terlalu banyak kenangan yang tertoreh
          Dengan beribu pasang mata yang telah aku kenal
Namun…
Ada beberapa sosok yang tak pernah aku lupakan
Para sahabat yang selalu memberikan aku dukungan
Yang selalu memotivasi saat aku mulai menyerah
Dan menghibur saat aku dalam kesedihan
Kedua orang tua yang tak pernah berhenti mencintaiku
Yang selalu menjadi motivator untuk menggapai impian dan cita-cita
Dan semua orang yang menyayangiku
Terima kasih kapada kalian semua
Karena kalian aku bisa meraih satu-persatu harapanku
Dan karena kalian pula
Yang menorehkan beragam warna kehidupan dalam hidupku