Jumat, 10 April 2015

Cerita Tentang SEKOLAH

SEKOLAH. . . .
Siapa sih yang gak tau tentang yang namanya SEKOLAH, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa, mulai dari yang tidak berpendidikan hingga yang berpendidikan, mulai yang tak pernah merasakan bangku sekolah hinggah para mahasiswa perguruan tinggi pasti tau istilah yang namanya sekolah.
Dua tahun kita melewati masa TK, tapi apa yng kita dapat dari sekolah selama dua tahun itu??? Bukankah kita hanya tau nyanyi-nyanyi dan menggambar saja??? Hehehehe. . . . bukannya aku menghina masa TK, tapi pada kenyataannya yang paling teringat dalam benak kita selama masa TK hanya main-main dan itu-itu saja. Tapi mengapa kita di didik untuk sekolah TK...??? Jawabannya karena untuk menambah pengalaman dan sosialisasi bersama orang-orang disekeliling kita.
Lalu kita melewati masa SD, yaa masa SD, masa dimana yang kita lalui selama 6 tahun lamanya, dan yang paling teringat dalam benak kita saat mendapat hukuman dari guru karena tidak mengerjakan PR, saat dihukum didepan kelas, dan yang paling tidak dapat terlupakan yaitu saat kita dijemur bersama teman-teman di tengah lapangan untuk mengikuti upacara bendera setiap hari senin, hehehe. . . saat itu perasaan kita pasti sebal karena harus berdiri derjam-jam dan harus mengikuti aturan-aturan baris-berbaris yang benar. Tapi setelah kita melewati masa-masa seperti itu, rasanya kangen pingin mengulang masa itu kembali. Tapi itulah kodratnya, “kita akan merasa kehilangan setelah masa itu terlewatkan.” Sungguh mulianya para guru-guru SD yang selalu sabar membimbing anak didiknya yang nakal-nakal, hehehe. . .
Terus selama 6 tahun kita melewati masa SD, “Apa yang sudah kita peroleh...???”. Yaa. . . selama 6 tahun itu kita juga hanya sedikit mengingat pelajara dalam benak kita, dan juga tidak terlalu bermanfaat untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bagi yang melanjutkan ke jenjang lebih tinggi mungkin masih bisa berguna, tapi mungkin sudah banya yang sudah lupa.. hohoho. . . Lalu mengapa kita melewati masa SD yang sebegitu lamanya...??? sebenarnya jawabannya simpel, yaitu “untuk menambah wawasan dan pengalaman baru”.
Selanjutnya kita mulai memasuki masa SMP, masa yang terkenal dengan masa awal seorang remaja mulai pubertasa atau masa awal kita mengenal yang namanya CINTA. Yaa cinta monyet, cinta yang hari ini jadian dan besoknya putus, dan begitulah selanjutnya..hehehe. . . . tapi ada juga yang awet siiih, tapi Cuma 1 dari 10 mungkin. Oyaa kita melewati masa SMP 3 tahun yaa. . . itu juga terlalu lama untuk kita lewati. Tapi tetap saja, semakin kita bertambah tingkatan dalam bersekolah, wawasan kita semakin terbuka dalam memaknai hidup.
Kemudian bertahaplah kita ke masa remaha akhir yang sangat kita tungguh-tungguh, yaaa SMA. Masa dimana kita mulai berfikir untuk menata masa depan, masa dimana kita menentukan jalan mana yang akan kita tempuh untuk menggapai sebuah impian. Disinilah kita mulai belajar tentang makna dari hidup yang sebenarnya. Tapi disini juga masa yang paling indah untuk menikmati sebuah hidup sebagai remaja yang bebas dari masalah rumah tangga. Karena kapan lagi kita menikmati hidup kalau tidak sekarang-sekarang.heheheh. . . .
Bagi ku pribadi, masa SMA adalah masa paling indah dan paling mengesankan selama aku jalani sekolah yang begitu panjang ini. Karena disini aku mengerti banyak hal, mulai dari belajar hidup mandiri, pentingnya orang lain bagi kita, mengerti arti persahabatan yang tulus seperti apa, dan belajar lebih baik dari kekurangan yang sebelum-sebelumnya.
Setelah kita lulus SMA, apa yang pertama kita fikirkan untuk kedepannya, pasti “kemana aku selanjutnya...???”, bagi yang sudah pasti, seperti yang mau menikah yaa sudah jelas mereka akan melanjutkan ke jenjang pernikahan, bagi mereka yang sudah diterima di perguruan tinggi, sudah pasti mereka akan melanjutkan untuk kuliah, lalu “bagaimana nasip mereka yang tak tau tujuan hidupnya akan dibawa kemana...???”. pasti yang terfikir pertama kali yaitu mencari pekerjaan, lulusan SMA mau kerja apa?? Paling-paling Cuma jadi buruh atau penjaga toko, sangat jarang yang bisa berhasil.
Terus, “buat apa kita sekolah selama itu kalau pada akhirnya hanya hanya berakhir seperti itu...???” pasti yang kita salahkan takdir, karena takdirlah yang membuat kita seperti itu. Sebenarnya itu bukan salah takdir, salah kita sendiri yang kurang bisa memanfaatkan hidup kita selama ini.
Setelah kita tau fenomena yang seperti itu, apa yang kita fikirkan...??? berfikir untuk tidak akan sekolah...??? karena mungkin kita melihat para orangorang sukses seperti Deddy Corbuser yang sukses menjadi pesulap dan terkenal di TV, sementara sekolahnya tidak terlalu tinggi, lalu seperti Susi pudji astuti yang tidak tamat SD tapi bisa menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Orang-orang seperti itu menjadi sukses, itu karena mereka berusaha melakukan yang terbaik meski sekolahnya tidak terlalu tinggi. Sekarang aku tanya, “seberapa banyak siih orang yang tidak berpendidikan menjadi orang sukse...???” hanya beberapa saja kan...??? mungkin mereka adalah 1 dari 10 orang yang tidak berpendidikan dan sisanya kemana...???? Sisanya hanya menjadi orang-orang biasa seperti pada umumnya, bahkan ada pula yang hanya menjadi sampah masyarakat.

Sekarang kita mengerti kan apa untungnya selama ini kita menjalani proses yang begitu panjang menjadi seorang pelajar,..??? yaa jawabannya untuk memperbaiki derajat kita di masyarakat agar tidak terkesan rendah, tapi bukan berarti kita sombong karena berpendidikan yaaa, dan yang tidak kalah penting lagi Meskipun kita tidak menjadi apa-apa, kalau kita pernah sekolah, setidaknya cara berfikir kita berbeda dengan mereka yang tidak sekolah. Bulan maksut kita untuk merendahkan mereka yang tidak sekolah, tapi sekedar menjelaskan saja mengenai pentingnya kita sekolah.

Rabu, 08 April 2015

Hanya Seorang HAMBA

Apa siih yang selama ini kita lihat dan kita banggakan dari dunia yang fana ini??
Disini posisi kita hanya seorang hamba yang tak punya kekuasaan apa-apa, tapi mengapa kita begitu bangganya terhadap diri kita yang sekarang. Bagi yang terlahir dan ditakdirkan menjadi orang kaya, munggkin mereka masih bisa merasakan nikmatnya dunia yang sebentar ini, walaupun terkadang banya pula orang kaya yang malah hidupnya tidak tenang karena banyak masalah. Lalu bagaimana yang terlahir dan ditakdirkan menjadi orang miskin??? Sudah didunia tidak mendapatkan kebahagiaan yang layak, malah terbebani oleh kehidupan yang serba kekurangan, tapi ada juga yang menyukuri kekurangan tersebut sebagai kenikmatan yang tertunda.
Pada akhirnya, orang miskin atau kaya... tempat peristirahatan terakhirnya adalah alam kubur. Dimana setiap individu akan diminta pertanggung jawabannya, sebelum ditempatkannya mereka dialam yang kekal, yaitu antara SURGA atau NERAKA.
Bagi kita yang masih diberi kesempatan untuk hidup, mari kita bersama-sama saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya mengenai makna dari kehidupan yang sesaat ini. Bukankah kita sadar, tak ada yang lebih mengetahui dan lebih memahami apa yang ada dalam hati terkecil kita kecuali ALLAH...??? sebenarnya kita semua menyadari hal itu, tapi kita menganggap semua itu hal yang biasa. Bukankah secara tidak langsung kita sudah menyekutukan ALLAH...??? tuhan yang selama ini kita percayai...???
Masyaallah. . . .sungguh kita termasuk orang-orang merugi karena perilaku kecil yang membuat kita menjadi angkuh dan tidak menganggap adanya ALLAH disetiap langkah kehidupan kita.

Disini saya tak bermaksut untuk menggurui, tapi sekedar saling mengingatkan. Karena saya juga bukan orang yang tak pernah melakukan kesalahan. Saya pernah melakukan bayak kesalahan yang mungkin tak dapat dihitung dengan angka lagi.
Penyesalan itu memang datang diakhir cerita, karena kalau diawal cerita itu namanya pembukaan...hehehe. . .
Jadikan pengalaman yang kita lakukan dulu sebagai guru atau pelajaran yang harus kita tinggalkan dan jangan sampai kita memasuki cerita yang sama yang membuat kita menyesal untuk kedua kalinya.
Biarkanlah cerita itu berlalu, mungkin ALLAH akan memberi cerita baru yang lebih berwarna dan membuat kita lebih bahagia.
Satu pesan yang ingin saya sampaikan, “bairkanlah apa yang kita genggam sekarang terlepas dari genggaman, karena mungkin ALLAH telah mempersiapkan hal yang baru yang akan kita genggam dan kita miliki seutuhnya, karena sesuatu yang lerlepas itu mungkin cuma sekedar lewat untuk memberi kita pelajaran dimasa yang akan datang ”
Tetap optimis dan melangkahlah kedepan, serta yakinlah ALLAH selalu ada dimana kita berada sekarang.

Sabtu, 28 Februari 2015

Doa untuk kedua malaikat Ku


Angin berhembus sepoi-sepoi
Tak terdengar suara apapun kecuali keheningan malam
Ku sisihkan selimutku
Dan ku beranjak dari tempat tidurku

Ku ambil wudhu dan ku gelar sajadah merah ku
Disana aku menemukan ketenangan dan kedamaian
Disana aku curahkan semua isi hati dan keinginanku
Disana aku tunduk sebagai seorang hamba
Seorang hamba yang tak luput dari dosa
Seorang hamba yang hanya bisa meminta
Dan seorang hamba yang berarti apa-apa
Jika dibandingkan dengan-Nya

Dalam sujud malam ku, aku berdoa
“Ya Alloh ya tuhan ku. . .
Aku tau Kau akan memberi apa yang aku butuhkan saat ini
Bukan apa yang akku inginkan dan yang aku pinta kepada Mu
Tapi mohon dengarkanlah jeritan hamba Mu ini
Ampunilah dosa-dosa kedua orang tua ku
Dan haramkanlah tubuh mereka masuk kedalam neraka Mu
Berikanlah kami kesehatan
Rizki yang halal serta barokah
Dan izinkanlah mereka tetap menemani hari-hari ku
Hingga suatu saat nanti ku temukan senyum kebanggaan di bibir mereka
Senyum bangga karena melihat anaknya sukses
Dan tersenyum karena jerih payah mereka membesarkanku tidak terbuang sia-sia”

Amin. . .amin. . .Ya robbal alamiiin
Terima kasih Ya ALLah
Atas semua kenikmatan yang selama ini Kau berikan
Semoga Kau mengijabah doa-doa seorang hambaMu ini

Y.S

Selasa, 23 September 2014

Cerita Cinta Kita

Bertahun-tahun kita mempertahankan cinta ini...
Bertahun-tahun pula aku belajar untuk melupakan mu kasih,
Terlalu banya kenangan manis maupun pahit yang kita jalani bersama...
Namun semuanya harus berakhir karena keegoan ku...
          Maaf kan aku kasih...
Bukan maksutku untuk melukai perasaan mu...
Namun waktulah yang mengharuskan aku melakukan semua ini
Aku sadar ini tak adil bagi mu...
Tapi mengertilah bahwa sebenarnya aku masih sangat mencintaimu...
Dengan mu aku mengerti arti mencintai dan dicintai
Dengan mu aku menghabiskan banyak waktu
Dan dengan mu pula aku membagi sebagian cerita hidup ku
          Aku tau kau mencintai ku bukan karena nafsu
          Tapi benar-benar ingin menjalin hubungan dengan ku
Mungkin suatu saat nanti aku akan menyesal karena melepaskan mu
Mungkin pula aku tak akan pernah menerima cinta yang sama seperti yang kau berikan kepada ku...
Cerita cinta yang kita lalui ini hanya menjadi rahasia kita berdua
Tanpa satu orang pun yang mengetahui apa saja yang pernah kita lakukan...
Biarkan cerita ini hanya menjadi kenangan....
Biarkan semua orang menilai apa tentang apapun yang dulu pernah kita lakukan
Yang penting kita tak pernah melakukan apapun yang mereka tuduhkan...
Karena ALLAH yang akan menjadi saksi dari kebenaran yang sebenarnya.


Karya : Yulita Susanti

Doa Seorang Anak



Doa Seorang Anak

Ya Allah. . . .
Dalam sujud ku, aku selalu berharap
Untuk kebahagiaan ayah-ibu ku
Ya Allah yaa Tuhan ku. . .
Berikanlah hambaMu ini kesempata
Berikanlah hambaMu ini waktu
Untuk dapat membahagiakan ayah-ibu ku....!!!
Saat aku menggenggam sebuah cita. . . .
Aku ingin mereka tersenyum bangga
Saat aku dapat menggapai sebuah mimpi
Sebuah mimpi yang menjadi harapan mereka
Sebuah cita-cita yang mereka minta untuk anak-anaknya
          Ya Allah...
          Dalam kidung doa ku ini. . . .
          Semoga menjadi titik terang untuk hidup ku
          Agar selalu ingat akan misi2 awal ku
          Untuk menghadirkan senyum di wajah ayah-ibu ku




Karya : Yulita Susanti

Kamis, 11 September 2014

PEMBELAJARAN KOGNITIF PADA ANAK PENYANDANG CACAT FISIK YANG MENYANGKUT SISITEM SYARAF MELALUI TERAPI MUSIK


PEMBELAJARAN KOGNITIF PADA ANAK PENYANDANG CACAT FISIK YANG MENYANGKUT SISITEM SYARAF MELALUI TERAPI MUSIK

MAKALAH


Oleh :
Nama : Yulita Susanti
NIM : 130210205048
Kelas : B




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER
2014

PEMBELAJARAN KOGNITIF PADA ANAK PENYANDANG CACAT FISIK YANG MENYANGKUT SISTEM SYARAF MELALUI TERAPI MUSIK
 (Disusun Untuk Memenuhi Tugas UAS Mata Kuliah Pengembangan Kognitif dan Kreatifitas AUD)

Dosen Pembibing:
Erdi Istiaji,S.Psi.,M.Psi.,Psikolog

Oleh :
Nama : Yulita Susanti
NIM : 130210205048
Kelas : B


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
JURUSAN ILMU PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JEMBER
2014


KATA PENGANTAR
 Puji dan syukut kehadirat Allah SAW. Atas segala Rahmat dan karuniaNya sehingga karya ilmiah “Pembelajaran kognitif pada anak penyandang cacat fisik yang menyangkut sisitem syarat melalui terapi musik” ini dapat terselesaikan. Penyusunan laporan ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu ucapan terima kasih kepada pihak berikut:
Erdi Istiaji,S.Psi.,M.Psi.,Psikolog, pembina mata kuliah Pengembangan Kognitif dan kreatifitas atas segalah arahan dan dukungan yang diberikan untuk kelancaran dan kesuksesan survei ini.
Kedua orang tua yang telah memberikan doa dan dukungan untuk kelancaran pembelajaran
Teman-teman kelas B yang telah memberikan informasi dan bantuannya mulai dari awal hingga laporan ini tersusun.
Laporan ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengembangan Kognitif dan kreatifitas AUD di program studi PG-PAUD semester 2.
Semoga hasil makalah yang telah tersusun ini membawa manfaat, terutama bagi mahasisiwa PAUD. Selain itu, tiada gading yang tak retak, tiada manusia yang sempurna. Oleh karenanya, kritik, saran masukan demi perbaikan dan penyempurnaan lebih lanjut pada masa yang akan datang.



Jember, 01 Juni 2014

Penulis


DAFTAR ISI

COVER
HALAMAN PENGESAHAN.................................................................................i
KATA PENGANTAR..........................................................................................ii
DAFTAR ISI.........................................................................................................iii
BAB 1 PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG...........................................................................1
RUMUSAN MASALAH.......................................................................2
TUJUAN................................................................................................2
BAB 2 ISI
Hasil Analisis...............................................................................3
Keterkaitan Terapi Musik Dengan Teori.............................................4
Penyebab Terjadinya Cacat Fisik Yang Menyangkut Sisitem Syaraf...................................................................................................6
Alkohol dan Rokok.................................................................6
Obat-obatan.............................................................................6
Paparan Bahan Kimia..............................................................7
Malnutrisi................................................................................7
Genetik....................................................................................7
Dampak dan Solusi Yang Dapat Dilakukan Untuk Menangani Anak ABK Yang Cacat Fisik (Sistem Syaraf)...............................................8
Dampak Positif.....................................................................8
Dampak Negatif...................................................................8
Hal-Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Dalam Menangani Anak ABK Yang Cacat Fisik.............................................10
Cara Atau Proses Pembelajaran Pada Anak Yang Cacat Fisik Melalui Media Musik......................................................................................10
Strategi Pembelajaran Untuk Anak Yang Cacat Fisik Dalam Mengembangkan Kognitifnya............................................................11
BAB 3 PENUTUP
Kesimpulan.......................................................................................12
Saran................................................................................................12
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................13
LAMPIRAM.........................................................................................................14


BAB 1
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketdak mampuan mental, emosi atau fisik. Karena karakteristik dan hambatan yang dimiliki, ABK memerlukan bentuk pelayanan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi mereka.
Menurut pasal 15 UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, bahwa jenis pendidikan bagi Anak berkebutuan khusus adalah Pendidikan Khusus. Pasal 32 (1) UU No. 20 tahun 2003 memberikan batasan bahwa Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional,mental, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Teknis layanan pendidikan jenis Pendidikan Khusus untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa dapat diselenggarakan secara inklusif atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. Jadi Pendidikan Khusus hanya ada pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Untuk jenjang pendidikan tinggi secara khusus belum tersedia.
Hasil penelitian menunjukan dengan jelas bahwa perkembangan anak-anak penyandang cacat fisik sebenarnya tetap dimungkinkan mengikuti kemajuan yang sama pada anak normal, meski mereka mungkin akan berkembang lebih lambat atau perkembangannya tertahan pada tingkat tertentu. Oleh karenanya terapi musik harus benar-benar memahami tahap-tahap dan tugas perkembangan psikologis, dan informasi medis mengenai setiap kondisi penyandang cacat yang akan dibantu. Pengetahuan yang rinci akan membantu guru dan pihak orang tua untuk menyusun perlakuan yang efisien.
Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh guru dalam mengembangkan kemampuan kognitif pada anak penyandang cacat fisik adalah “terapi musik”.
Terapi musik sendiri terdiri dari dua kata, yaitu “terapi” dan “musik”. Kata “terapi” berkaitan dengan serangkaian upaya yang dirancang untuk membantu atau menolong orang. Biasanya kata tersebut digunakan dalam konteks masalah fisik atau mental. Sedangkan kata “musik” digunakan untuk menjelaskan media yang digunakan secara khusus dalam rangkaian terapi.
Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas, terdapat beberapa pokok permasalahan. Dan pokok masalah tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut:
Apa yang menyebabkan terjadinya cacat fisik yang menyangkut sisitem syaraf?
Apa dampak dan solusi yang dapat dilakukan untuk menangani anak ABK yang cacat fisik?
Bagaimana cara atau proses pembelajaran pada anak yang cacat fisik melalui media musik?
Bagaimana strategi pembelajaran untuk anak yang cacat fisik dalam mengembangkan kognitifnya?
Tujuan Dan Manfaat
Tujuan dari pembelajaran kognitif melalui terapi musik pada anak yang mengalami cacat fisik (ABK) ini diantaranya yaitu :
Untuk menyembuhkan tubuh, pikiran, dan aspek-aspek spiritual.
Untuk mengembangkan keterampilan motorik, komunikasi, kofnitif, sosial, emosional, dan keterampilan musik sendiri



BAB 2
ISI
Hasil Analisis
Terganggunya sistem syaraf pada tubuh anak, berakibat fatal bagi kesehatan. Jika sudah begitu, anak tidak akan bisa menjalankan rutinitas kehidupannya secara normal. Biasanya, gejala awal suatu penyakit syaraf menyerang syaraf anak ditandai dengan sakit kepala dalam skala yang sering.
Dalam tugasnya sehari-hari, seorang guru sesekali pasti menemukan murit yang menyandang cacat fisik dengan berbagai keadaan. Agar dapat bekerja secara maksimal dalam memberikan pertolongan, salah satu terapi yang dapat dilakukan yaitu terapi musik. Terapi musik dituntut untuk benar-benar memahami keterbatasan yang dialami anak didiknya.
Lewat efeknya yang ajaib, musik dapat membebaskan rasa manusia dari jeratan tekanan batin, rasa kesepian, panik, dan berbagai gangguan mental lainnya. Karena itu, kini di berbagai negara marak didirikan berbagai pusat-pusat penelitian maupun praktek terapi musik. Musik, sesuai dengan susunan interval dan ritmenya memiliki refleksi khusus yang bisa merangsang sel-sel saraf sehingga perasaan manusia bisa diperlemah, diperkuat ataupun dialihkan. Pengaruh itu bahkan telah dibuktikan secara ilmiah di sepanjang fase kehidupan manusia, mulai dari masa di embrio hingga masa senja. Bahkan bisa berpengaruh juga pada jenis mahluk hidup lainnya seperti tumbuhan.
Tidak hanya itu saja, musik terbukti berpengaruh pada sistem saraf sensorik-motorik, sistem saraf sadar, dan sel saraf lain. Hasil penelitian yang dilakukan Lembaga Aplikasi Musik di Iran mengenai fungsi terapan musik terhadap kesehatan fisik dan mental manusia menunjukkan bahwa terapi musik bisa menjadi metode penyembuhan baru pada gangguan mental di kalangan anak-anak cacat mental. Penelitian itu membuktikan, terapi musik bisa meningkatkan rasa percaya diri dan mengontrol tindakan hyperaktif di kalangan anak-anak cacat mental serta bisa menciptakan perubahan mental dan perilaku yang signifikan.
  Tanpa ada bentuk aktivitas manusia, tidak mungkin ada bunyi musikal atau karya musik yang tercipta. Manusia sendiri adalah sumber musik. Musik disini tidak hanya bunyi-bunyi dari alat-alat musik yang dipadukan. Musik disini berasal dari bunyi detak jantung dan nafas, yang tentunya bila dipadukan dengan baik akan menjadi nada yang indah. seluruh individu diberikan anugerah berupa potensi berbahasa musikal. Setiap diri kita sejak lahir diberi kesempatan untuk berbahasa secara musikal. Itulah sebabnya bayi manapun bisa diajak menari, menyanyi serta mencoba mengikuti ritme atau ketukan. Musik juga mempunyai pengaruh yang besar bagi pikiran dan tubuh kita. Contohnya, ketika Anda mendengarkan suatu alunan musik (meskipun tanpa lagu), seketika Anda bisa merasakan efek dari musik tersebut. Musik memiliki 3 bagian penting yaitu beat, ritme, dan harmony. Beat mempengaruhi tubuh, ritme mempengaruhi jiwa, sedangkan harmony mempengaruhi roh. Sehingga ada musik yang membuat Anda gembira, sedih, terharu, terasa sunyi, semangat, mengingatkan masa lalu dan lain-lain. Tidak jarang lagi pengetahuan mengenai musik yang memengaruhi jiwa maupun kelakukan pendengar. Contoh paling nyata bahwa beat sangat mempengaruhi tubuh adalah dalam konser musik rock. Bisa dipastikan tidak ada penonton maupun pemain dalam konser musik rock yang tubuhnya tidak bergerak. Semuanya bergoyang dengan dahsyat, bahkan cenderung lepas kontrol. Kita masih ingat dengan “head banger”, suatu gerakan memutar-mutar kepala mengikuti irama music rock yang kencang. Dan tubuh itu mengikutinya seakan tanpa rasa lelah. Satu lagi peranan musik yang tidak bisa dipungkiri berpengaruh langsung pada otak kita. Pasti, ketika mendengar lagu-lagu yang pernah kita kenal, otak akan memutar semua memori yang ada.
Keterkaitan Terapi Musik Dengan Teori
Beberapa teori menunjukan bahwa informasi yang dipelajari dalam suasana hati yang khusus atau diasosiasikan dengan stimulus emosi akan lebih mudah diingat. Hal ini terjadi karena stimulus yang hadir dalam situasi yang sama dapat membawa seseorang kembali pada ingatan yang sama, begitu pula jika suasana yang terjadi adalah suasana yang sama atau hampir mirip (Bower, 1981). Karenanya musik yang dapat menjadi stimulus suasana hati akan sangat dibutuhkan dalam lingkungan belajar untuk menfasilitasi proses mengingat kembali.
Gilman dan Newman (1996) mengemukakan bahwa Planum Temporale adalah bagian otak yang banyak berperan dalam proses verbal dan pendengaran, sedangkan Corpus Callosum berfungsi sebagai pengirim pesan berita dari otak kiri kesebelah kanan dan sebaliknya. Seperti kita ketahui otak manusia memiliki dua bagian besar, yaitu otak kiri dan otak kanan. Walaupun banyak peneliti mengatakan bahwa kemampuan musikal seseorang berpusat pada belahan otak kanan, namun pada proses perkembangannya proporsi kemampuan yang tadinya terhimpun hanya pada otak kanan akan menyebar melalui Corpus Callosum kebelahan otak kiri. Akibatnya, kemampuan tersebut berpengaruh pada perkembangan linguistik seseorang.
Dr. Lawrence Parsons dari Universitas Texas San Antonio menemukan data bahwa harmoni, melodi dan ritme memiliki perbedaan pola aktivitas pada otak. Melodi menghasilkan gelombang otak yang sama pada otak kiri maupun kanan, sedangkan harmoni dan ritme lebih terfokus pada belahan otak kiri saja. Namun secara keseluruhan, musik melibatkan hampir seluruh bagian otak.
Sebuah survey pada suatu seminar menunjukkan bahwa pendengarnya mengatakan bahwa mereka tidak mendengarkan syair dari sebuah lagu. Namun pada waktu lagu tersebut diperdengarkan, separuh dari mereka dapat melagukannya tanpa mereka sadari. Hal ini menunjukkan adanya memori dalam otak yang mampu merekam apa saja yang masuk melalui pendengarannya bersama musik, tanpa mampu dicerna oleh akal sehat. Kesimpulannya tidak ada lagu/musik yang mampu dicegah masuknya ke dalam otak kita, walaupun kita berkata “saya tidak mendengarkan syairnya”.
Penyebab Terjadinya Cacat Fisik Yang Menyangkut Sisitem Syaraf
Kehamilan merupakan proses alami bagi wanita. Dan semua wanita pasti mengharapkan bayi dalam rahimnya terlahir dengan sempurna. Tetapi karena beberapa sebab wanita dapat mengalami gangguan kehamilan yang menyebabkan bayi lahir dengan cacat bawaan, yaitu:
Alkohol dan Rokok
Dua barang ini sejak lama telah terbukti secara medis menimbulkan banyak gangguan kehamilan bahkan menyebabkan bayi cacat bawaan. Alkohol bersifat teratogen atau mampu menimbulkan gangguan pada perkembangan embrio janin sehingga bayi lahir dengan fisik yang tidak sempurna. Janin yang terpapar alkohol beresiko mengalami Fetal Alcohol Syndrome (FAS), yaitu sindrom yang menyebabkan kelainan pada fisik dan otak bayi.
Obat-obatan
Penggunaan beberapa jenis obat pada saat kehamilan dapat menyebabkan kelahiran bayi cacat. Misalnya pada ibu hamil yang mengkonsumsi obat hipertensi jenis captopril. Captopril merupakan inhibitor enzim yang bekerja untuk mengontrol tekanan darah. Tetapi obat ini memiliki resiko negatif bagi janin, karena bersifat teratogen (merusak perkembangan janin). Pada tahun 1984 National Institute of Health merekomendasikan larangan penggunaan obat ini pada masa kehamilan, karena melalui penelitian obat ini terbukti dapat menyebabkan penurunan aliran darah dan oksigen ke janin. Kemudian pada tahun-tahun berikutnya banyak penelitian membuktikan bahwa paparan captopril menyebabkan kelahiran bayi cacat seperti cacat jantung, bibir sumbing, anggota badan tidak lengkap, polydactyly (jari ganda), hipospadia (kelainan alat vital), spina bifida (kelainan tulang belakang) dan keterlambatan fungsi paru-paru.
Paparan Bahan Kimia
Beberapa bahan kimia dapat menyebabkan bayi cacat, merkuri atau raksa contohnya. Merkuri yang digunakan oleh ibu hamil dapat masuk dan mengendap di tubuh janin. Riset menunjukkan bahwa merkuri dapat menyebabkan bayi cacat sejak dalam kandungan maupun pasca persalinan dalam bentuk keterbelakangan mental, bisu, buta, dan kejang.
Malnutrisi
Malnutrisi atau gizi buruk banyak menyebabkan gangguan kehamilan dan kelahiran bayi cacat terutama di beberapa negara miskin. Kekurangan vitamin A, B, K, kalsium, yodium, magnesium, asam folat, tiamin, dan riboflavin terbukti menimbulkan cacat pada bayi. Kekurangan jenis tiap nutrisi memberikan efek cacat yang berbeda-beda, tetapi secara umum malnutrisi menyebabkan bayi cacat jantung, kaki pincang, bibir sumbuing, hidrisefalus, kerdil, buta, cuping telinga melengkung, dan keterbelakangan mental. Bahkan malnutrisi juga dapat menyebabkan kegagalan janin, hal ini sangat banyak terjadi pada wilayah-wilayah yang mengalami krisis ekonomi dan pangan.
Genetik
Dalam beberapa kondisi genetik juga menjadi faktor penyebab bayi cacat dan kegagalan janin, yaitu kelainan gen tunggal, kelainan kromosom, dan multifaktorial. Kelainan gen tunggal merupakan cacat yang diwariskan dari orang tua ke bayi, disebabkan oleh kerusakan enzim yang berfungsi memecah asam amino fenilalanin. Bentuk cacat ini dapat berupa kerusakan syaraf pusat yang menyebabkan kematian. Kelainan kromosom dapat menyebabkan cacat pada bayi dengan bentuk beragam salah satunya keterbelakangan mental. Dan multifaktorial dapat disebabkan karena mutasi DNA dan paparan zat berbahaya pada janin, contohnya kelainan tulang belakang dan kurangnya volume otak bayi.
Dampak dan Solusi Yang Dapat Dilakukan Untuk Menangani Anak ABK Yang Cacat Fisik (Sistem Syaraf)
Dampak Positif
Musik yang Anda dengar akan merangsang sistem saraf yang akan menghasilkan suatu perasaan. Perangsangan sistem saraf ini mempunyai arti penting bagi pengobatan, karena sistem saraf ambil bagian dalam proses fisiologis. Dalam ilmu kedokteran jiwa, jika emosi tidak harmonis, maka akan mengganggu sistem lain dalam tubuh kita, misalnya sistem pernapasan, sistem endokrin, sistem immune, sistem metabolik, sistem motorik, sistem nyeri, sistem temperatur dan lain sebagainya. Semua sistem tersebut  dapat bereaksi positif jika mendengar musik yang tepat. Musik akan merangsang sistem ini secara otomatis, walaupun seseorang tidak menyimak atau memperhatikan musik yang sedang diputar. Jika sistem ini dirangsang maka seseorang akan meningkatkan memori, daya ingat, kemampuan belajar, kemampuan matematika, analisis, logika, inteligensi dan kemampuan memilah, disamping itu juga adanya perasaan bahagia dan timbulnya keseimbangan sosial.
Dampak Negatif
mendengarkan musik terlalu keras. Musik bisa mengisolasi pendengarnya dari khalayak ramai. Ketika mengemudi, orang-orang biasanya mendengarkan musik untuk mengurangi kebisingan terhadap situasi sekitar. Akhirnya mereka pun mengencangkan volume untuk menghadang suara dari luar. Sebagai perbandingan, level berbicara manusia adalah sekitar 60 desibel, jalanan yang ramai sekitar 80 desibel, mesin potong melingkar 90 desibel, bayi menangis 11 desibel. Sedangkan ambang bahaya untuk pendengaran adalah 125 desibel. Dan sekali saja mendengarkan kebisingan lebih dari batas itu dapat merusak pendengaran secara permanen.
peneliti David A. Noebel menemukan bahwa ritme musik rock dapat mengganggu kadar insulin dan kalsium dalam tubuh.
tak jarang terdengar anak kecil mencoba melantunkan lagu-lagu cinta orang dewasa. Padahal, tak sedikit lagu cinta orang dewasa berisi lirik-lirik yang menyinggung seksualitas. Seperti diketahui, usia anak-anak adalah usia terbaik untuk menyerap informasi. Lagu-lagu dan lirik di dalamnya bisa dengan mudah terserap oleh anak dan dianggap sebagai pengetahuan. Studi terkini dari Cougar Hall yang diterbitkan dalam Springer’s Journal Sexuality and Culture mengatakan, referensi seksual dalam lagu bisa membuat anak berpikir nilai diri mereka dalam tatanan masyarakat adalah untuk memberikan kepuasan seksual kepada orang lain, berisiko memandang rendah arti tubuhnya, depresi, masalah dengan makanan, penyalahgunaan obat-obatan, dan lainnya.
kebiasaan tidur sambil mendengarkan musik menurut sebagian orang kondisi seperti itu membuat mereka menjadi lebih cepat tertidur. Tetapi pada kenyataannya setelah terbangun mereka merasa lebih tegang (stress). Bahkan ada yang merasa seperti tidak tidur semalaman. Pada saat kita tidur sebetulnya otak tidak pernah tidur. Otak selalu menjalankan aktivitasnya walaupun tidak sesibuk seperti di saat bangun, yaitu menjalankan sistem metabolisme tubuh. Pada malam hari, seiring menurunnya aktivitas tubuh, ritme gelombang otak pun mengalami penurunan. Namun apabila kita tidur sambil mendengarkan musik, maka gelombang suara yang dipancarkan oleh peralatan tersebut tetap diterima oleh indera pendengaran kita.  Gelombang suara diterima oleh alat pendengaran di dalam telinga. Gelombang-gelombang tersebut akan diteruskan ke otak kita. Otak yang harusnya beristirahat akan kembali terangsang untuk bekerja dan mengolah informasi yang masuk. Apabila hal ini berlangsung sepanjang malam, berarti kita hanya tidur menurut tubuh luar, tetapi tidak menurut otak.
Hal-Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Dalam Menangani Anak ABK Yang Cacat Fisik
Hindarilah mengajar/melatih anak lebih dari 5 menit
Saat melayani anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus, ingatlah untuk menekankan pada kemampuan mereka. Sesuaikan harapan-harapan guru pada keterbatasan-keterbatasan mereka dan tantanglah mereka untuk melakukan yang terbaik
Libatkan mereka dalam aktivitas guru karena jika tidak, sikap Anda bisa membahayakan kenyamanan mereka
Hindari menunjukkan rasa kasihan terhadap keterbatasan mereka. Rasa kasihan justru bisa membuat mereka semakin tidak mampu. Sebaliknya, bersabarlah dan berdoalah terus, dan carilah kemampuan/potensi dalam diri anak-anak Tuhan yang istimewa ini.
Cara Atau Proses Pembelajaran Pada Anak Yang Cacat Fisik Melalui Media Musik
Seorang guru perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk membantu penyandang cacat fisik, karena penyebab dan diaknosis yang berbeda akan membutuhkan perlakuan yang berbeda pula.
Terapi musik juga perlu memperhatikan cara dan diaknosis terhadap kondisi yang dihadapi. Pemahaman diaknosis pada kondisi khusus akan membantu guru mengetahui apa saja perilaku yang dapat dipengaruhi dan potensi apa yang masih bisa difungsikan secara optimal dari anak.
Sebelum melakukan terapi musik, cara lain yang dapat dilakukan yaitu: a)Jangan menganggap bahwa kelemahan fisik menandakan kelemahan mental, b)Carilah informasi dari para orang tua mengenai kelebihan, kelemahan, dan keterbatasan anak, c)Tenangkan, yakinkan, dan berikan dukungan pada anak-anak tersebut, tetapi jangan terlalu melindungi mereka, d)Jadikan anak-anak yang berkebutuhan khusus tersebut sebagai bagian dari yang paling utama diperhatikan, dan sesuaikan peralatan-peralatan yang ada untuk melayani kebutuhan khusus mereka.
Strategi Pembelajaran Untuk Anak Yang Cacat Fisik Dalam Mengembangkan Kognitifnya
Materi musik dapat meningkatkan proses belajar kognitif pada anak penyandang cacat fisik. Musik dapat digunakan dengan sangat efisien sebagai motifasi stimulus, penggunaan dan penghargaan dalam usaha belajar. Lagu-lagu edukatif atau intruksional atau aktifitas yang mengkombinasikan bahasa, gerakan dan musik dapat menfasilitasi, menjelaskan dan mengilustrasikan tambahan informasi akademik.
Struktur melodi dan ritme dari lagu juga dapat digunakan untuk membantu anak menginggat isi lagu yang menekankan konsep akademik. Dapat dimulai dengan memikirkan lagu tentang abjad atau bagian tubuh, sajak dan nyanyian yang menceritakan tanggal bersejarah, tabel berhitung, dsb. Musik latar sebagai stimulus untuk mempelajari lingkungan dapat meningkatkan perhatian yang tinggi dan mengurangi kecemasan.




BAB 3
PENUTUP
Kesimpulan
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketdak mampuan mental, emosi atau fisik. Karena karakteristik dan hambatan yang dimiliki, ABK memerlukan bentuk pelayanan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi mereka.
Terganggunya sistem syaraf pada tubuh anak, berakibat fatal bagi kesehatan. Jika sudah begitu, anak tidak akan bisa menjalankan rutinitas kehidupannya secara normal. Biasanya, gejala awal suatu penyakit syaraf menyerang syaraf anak ditandai dengan sakit kepala dalam skala yang sering.
Terapi musik terdiri dari dua kata, yaitu “terapi” dan “musik”. Kata “terapi” berkaitan dengan serangkaian upaya yang dirancang untuk membantu atau menolong orang. Biasanya kata tersebut digunakan dalam konteks masalah fisik atau mental. Sedangkan kata “musik” digunakan untuk menjelaskan media yang digunakan secara khusus dalam rangkaian terapi.
Saran
Demi suksenya perluasan dan pemerataan pelayanan pendidikan bagi ABK,  penulis menyarankan agar suatu saat nanti dapat dilaksanakan  suatu pembinaan yang mampu menciptakan kesamaan persepsi  antara pihak sekolah  dan pembina  terhadap berbagai hal yang terkait dengan pendidikan khusus.



DAFTAR PUSTAKA
Djohan. (2006). Terapi Musik Teori dan Aplikasi. Yogyakarta. Galang Pres
http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/300
http://siipe2r007.wordpress.com/2012/06/11/karya-ilmiah-pengaruh-musik-terhadap-kesehatan-jiwa-fungsi-dan-kerja-otak-manusia/
http://pakarbayi.com/hal-hal-yang-bisa-menyebabkan-bayi-cacat.html



















LAMPIRAN